Selasa, 20 Mei 2014

Tugas 5 TIK

Model Pembelajaran Melalui Media Internet
A.    Definisi Internet
Internet adalah sebuah jaringan komputer global, yang terdiri dari jutaan komputer yang saling berhubungan dengan menggunakan protokol yang sama untuk berbagi informasi secara bersama. (Supriyanto, 2005). Menurut Brace ( 1997), internet adalah jaringan global yg menghubungkan berjuta jaringan komputer (LAN) dan komputer pribadi, yang memungkinkan setiap computer terhubung sehingga bisa melakukan komunikasi satu sama lain. Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon (baik kabel maupun gelombang elektromagnetik).Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan.

B.     Komponen dan Fungsi Layanan Internet
Menurut Supriyanto (2005), internet terdiri dari berbagai layanan yang dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, diantaranya : WWW (World Wide Web)
Layanan WWW (World Wide Web) merupakan jenis layanan yang paling populer dikalangan pengguna internet. WWW tidak hanya berfungsi sebagai media untuk mencari informasi, tetapi Web sudah banyak digunakan secara komersial oleh hampir semua perusahaan di seluruh dunia untuk mengiklankan usaha mereka.

C.     Model Pembelajaran Internet
Ada tiga sistem pembelajaran melalui internet yang layak dipertimbangkan sebagai dasar pengembangan sistem pembelajaran dengan mendayagunakan internet, yaitu :
1.      Web Course
Merupakan penggunaan internet untuk keperluan pembelajaran dimana bahan ajar, diskusi, konsultasi, penugasan, latihan dan ujian melalui internet atau tidak ada tatap muka dalam proses pembelajaran seperti proses pendidikan jarak jauh (distance Education); virtual university.
2.      Web Centric Course
Berbeda dengan Web Course, Web Centric Course lebih menekankan pembelajaran dimana bahan ajar, diskusi, konsultasi, penugasan, dan latihan melalui internet. Ujian, dan sebagian konsultasi, diskusi & latihan secara tatap muka persentase tatap muka yang dilakukan dalam proses pembelajaran lebih kecil. Seperti university off campus
3.       Web Enhanced Course
Merupakan penggunaan internet untuk keperluan pembelajaran dimana internet hanya untuk mendukung kegiatan pembelajaran secara tatap muka atau persentase tatap muka yang dilakukan dalam proses pembelajaran lebih besar.

D.    Permasalahan Internet Untuk Pendidikan
Penerapan internet dalam dunia pendidikan di Indonesia masih menemui banyak kendala, baik dari segi fasilitas maupun ketersedian sumber saya manusia serta ketersediaan sumber informasi yang dibuat oleh anak bangsa. Beberapa permasalahan yang kita hadapi adalah:
1. Akses Internet masih mahal
Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet sangat mahal sehingga masih sangat sulit dijangkau oleh semua kalangan terutama insan pendidikan.

2. Infrastruktur jaringan internet masih kurang atau akses Internet sulit diperoleh.
Salah satu solusi untuk layanan Internet adalah tersedianya warung internet (warnet) yang
menyediakan jasa layanan internet. Tetapi keberadaan warnet pun tidak merata di seluruh
Indonesia yang terfokus pada daerah perkotaan saja. Sementara di daerah-daerah, akses internet masih merupakan sebuah masalah karena fasilitas warnet masih terbatas bahkan masih ada daerah yang tidak memiliki warnet. Kondisi ini diperparah dengan belum terjangkaunya seluruh daerah oleh jaringan telpon yang bisa digunakan untuk mengakses internet.

3. Kurangnya penguasaan bahasa Inggris
Internet didominasi oleh bahasa Inggris termasuk informasi-informasi yang kita butuhkan dalam dunia pendidikan terutama sumber informasi yang akan digunakan dalam pembelajaran. Kondisi inilah yang menjadi penghambat akses informasi melalui internet karena dibutuhkan penguasaan bahasa inggris yang baik, sementara kita sadari bahwa masyarakat Indonesia yang menguasai bahasa global ini masih sangat terbatas atau kalau tidak mau dikatakan langka.
4.      Tenaga Kependidikan Belum Siap
Dasar untuk pengoperasian layanan internet adalah keterampilan komputer. Hal ini menjadi sebuah permasalahan yang sangat mendasar karena masih tenaga kependidikan yang belum mahir mengoperasikan komputer, sehingga sangat sulit untuk menggunakan layanan internet.

E.     Solusi Permasalahan Internet Untuk Pendidikan
Dari beberapa permasalahan internet untuk pendidikan tersebut, maka berikut ini merupakan
beberapa upaya untuk solusi bagi permasalaha tersebut.
>Peningkatan penyebaran jaringan, bandwith dan fasilitas internet yang memadai oleh server-server dan penyedia layanan internet.
>Memberikan semacam sosialisasi bahwa penggunaan internet itu tidak mahal, tergantung
kepentingan kita. Coba kita bayangkan berapa banyaknya subsidi pemerintah untuk
pengembangan fisik pendidikan (buku-buku, alat-alat, dan gedung sekolah). Pasti lebih banyak daripada set up internet.
>Pemberian pengetahuan dan bimbingan kepada tenaga pendidik agar bisa mengoperasikan
internet dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
>Memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa suatu hal tidak akan menjadi lebih berkualitas apabila kita tidak melakukan pembaharuan lebih dahulu,terutama pendidikan. Dan bagi pemerintah perlu ditunjukkan hasil dari pembelajaran dengan dan tanpa internet, sehingga pemerintah bisa menentukan pilihannya.

F.      Manfaat-manfaat dari pengembangan internet sebagai berikut:
a. Proses belajar mengajar menjadi lebih akurat
b. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif (dengan virtual laboratory)
c. Pendidikan dapat berlangsung tanpa terbatas oleh waktu dan tempat
d. Materi yang diperoleh memiliki kualitas yang memadai (up to date)
e. Proses pendistribusian materi dapat terjadi dengan mudah dan cepat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar