Model
Pembelajaran Melalui Media Internet
A. Definisi
Internet
Internet
adalah sebuah jaringan komputer global, yang terdiri dari jutaan komputer yang
saling berhubungan dengan menggunakan protokol yang sama untuk berbagi
informasi secara bersama. (Supriyanto, 2005). Menurut Brace ( 1997), internet
adalah jaringan global yg menghubungkan berjuta jaringan komputer (LAN) dan
komputer pribadi, yang memungkinkan setiap computer terhubung sehingga bisa
melakukan komunikasi satu sama lain. Internet adalah jaringan komputer yang
terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini
meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan
memanfaatkan jaringan telepon (baik kabel maupun gelombang
elektromagnetik).Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi
dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software
dan hardware yang dibutuhkan.
B.
Komponen dan Fungsi Layanan Internet
Menurut
Supriyanto (2005), internet terdiri dari berbagai layanan yang dapat digunakan
untuk berbagai macam kebutuhan, diantaranya : WWW (World Wide Web)
Layanan WWW (World Wide Web) merupakan jenis layanan yang paling populer dikalangan pengguna internet. WWW tidak hanya berfungsi sebagai media untuk mencari informasi, tetapi Web sudah banyak digunakan secara komersial oleh hampir semua perusahaan di seluruh dunia untuk mengiklankan usaha mereka.
Layanan WWW (World Wide Web) merupakan jenis layanan yang paling populer dikalangan pengguna internet. WWW tidak hanya berfungsi sebagai media untuk mencari informasi, tetapi Web sudah banyak digunakan secara komersial oleh hampir semua perusahaan di seluruh dunia untuk mengiklankan usaha mereka.
C.
Model Pembelajaran Internet
Ada
tiga sistem pembelajaran melalui internet yang layak dipertimbangkan sebagai
dasar pengembangan sistem pembelajaran dengan mendayagunakan internet, yaitu :
1. Web
Course
Merupakan penggunaan internet untuk
keperluan pembelajaran dimana bahan ajar, diskusi, konsultasi, penugasan,
latihan dan ujian melalui internet atau tidak ada tatap muka dalam proses pembelajaran
seperti proses pendidikan jarak jauh (distance Education); virtual university.
2. Web
Centric Course
Berbeda dengan Web Course, Web Centric
Course lebih menekankan pembelajaran dimana bahan ajar, diskusi, konsultasi,
penugasan, dan latihan melalui internet. Ujian, dan sebagian konsultasi,
diskusi & latihan secara tatap muka persentase tatap muka yang dilakukan
dalam proses pembelajaran lebih kecil. Seperti university off campus
3. Web Enhanced Course
Merupakan penggunaan internet untuk
keperluan pembelajaran dimana internet hanya untuk mendukung kegiatan
pembelajaran secara tatap muka atau persentase tatap muka yang dilakukan dalam
proses pembelajaran lebih besar.
D.
Permasalahan Internet Untuk Pendidikan
Penerapan
internet dalam dunia pendidikan di Indonesia masih menemui banyak kendala, baik
dari segi fasilitas maupun ketersedian sumber saya manusia serta ketersediaan
sumber informasi yang dibuat oleh anak bangsa. Beberapa permasalahan yang kita
hadapi adalah:
1. Akses Internet masih mahal
1. Akses Internet masih mahal
Meskipun
sudah tersedia, akses ke Internet sangat mahal sehingga masih sangat sulit
dijangkau oleh semua kalangan terutama insan pendidikan.
2.
Infrastruktur jaringan internet masih kurang atau akses Internet sulit
diperoleh.
Salah satu solusi untuk layanan Internet adalah tersedianya warung internet (warnet) yang
menyediakan jasa layanan internet. Tetapi keberadaan warnet pun tidak merata di seluruh
Indonesia yang terfokus pada daerah perkotaan saja. Sementara di daerah-daerah, akses internet masih merupakan sebuah masalah karena fasilitas warnet masih terbatas bahkan masih ada daerah yang tidak memiliki warnet. Kondisi ini diperparah dengan belum terjangkaunya seluruh daerah oleh jaringan telpon yang bisa digunakan untuk mengakses internet.
Salah satu solusi untuk layanan Internet adalah tersedianya warung internet (warnet) yang
menyediakan jasa layanan internet. Tetapi keberadaan warnet pun tidak merata di seluruh
Indonesia yang terfokus pada daerah perkotaan saja. Sementara di daerah-daerah, akses internet masih merupakan sebuah masalah karena fasilitas warnet masih terbatas bahkan masih ada daerah yang tidak memiliki warnet. Kondisi ini diperparah dengan belum terjangkaunya seluruh daerah oleh jaringan telpon yang bisa digunakan untuk mengakses internet.
3. Kurangnya penguasaan bahasa Inggris
Internet
didominasi oleh bahasa Inggris termasuk informasi-informasi yang kita butuhkan
dalam dunia pendidikan terutama sumber informasi yang akan digunakan dalam
pembelajaran. Kondisi inilah yang menjadi penghambat akses informasi melalui
internet karena dibutuhkan penguasaan bahasa inggris yang baik, sementara kita
sadari bahwa masyarakat Indonesia yang menguasai bahasa global ini masih sangat
terbatas atau kalau tidak mau dikatakan langka.
4. Tenaga
Kependidikan Belum Siap
Dasar
untuk pengoperasian layanan internet adalah keterampilan komputer. Hal ini
menjadi sebuah permasalahan yang sangat mendasar karena masih tenaga
kependidikan yang belum mahir mengoperasikan komputer, sehingga sangat sulit
untuk menggunakan layanan internet.
E.
Solusi Permasalahan Internet Untuk
Pendidikan
Dari beberapa permasalahan internet
untuk pendidikan tersebut, maka berikut ini merupakan
beberapa upaya untuk solusi bagi permasalaha tersebut.
beberapa upaya untuk solusi bagi permasalaha tersebut.
>Peningkatan penyebaran jaringan,
bandwith dan fasilitas internet yang memadai oleh server-server dan penyedia
layanan internet.
>Memberikan semacam sosialisasi bahwa
penggunaan internet itu tidak mahal, tergantung
kepentingan kita. Coba kita bayangkan berapa banyaknya subsidi pemerintah untuk
pengembangan fisik pendidikan (buku-buku, alat-alat, dan gedung sekolah). Pasti lebih banyak daripada set up internet.
kepentingan kita. Coba kita bayangkan berapa banyaknya subsidi pemerintah untuk
pengembangan fisik pendidikan (buku-buku, alat-alat, dan gedung sekolah). Pasti lebih banyak daripada set up internet.
>Pemberian pengetahuan dan bimbingan
kepada tenaga pendidik agar bisa mengoperasikan
internet dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
internet dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
>Memberikan kesadaran kepada masyarakat
bahwa suatu hal tidak akan menjadi lebih berkualitas apabila kita tidak
melakukan pembaharuan lebih dahulu,terutama pendidikan. Dan bagi pemerintah
perlu ditunjukkan hasil dari pembelajaran dengan dan tanpa internet, sehingga pemerintah
bisa menentukan pilihannya.
F. Manfaat-manfaat
dari pengembangan internet sebagai berikut:
a. Proses belajar mengajar menjadi lebih akurat
b. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif (dengan virtual laboratory)
c. Pendidikan dapat berlangsung tanpa terbatas oleh waktu dan tempat
d. Materi yang diperoleh memiliki kualitas yang memadai (up to date)
e. Proses pendistribusian materi dapat terjadi dengan mudah dan cepat
a. Proses belajar mengajar menjadi lebih akurat
b. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif (dengan virtual laboratory)
c. Pendidikan dapat berlangsung tanpa terbatas oleh waktu dan tempat
d. Materi yang diperoleh memiliki kualitas yang memadai (up to date)
e. Proses pendistribusian materi dapat terjadi dengan mudah dan cepat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar